adalah hal yang terlihat biasa saja dimata kawan-kawanku apabila melihat orang tua mereka berada tiap hari disisi mereka. selalu membuatkan makan dan melakukan apapun untuk anaknya. baik mencucikan bajunya, mengingatkan apabila ada PR, dan lain sebagainya..
namun itu terasa sangat awam dimataku. aku tak tau apa dan bagaimana rasanya itu. kata mereka orang tua mereka bawel, suka dimarahin, apa yang diminta rada susah dikabulin. mereka selalu berkata "jadi anak tunggal kayak kamu thu enak. minta apa aja dikasih. dikasih ini itu". eh, masa sih ? justru aku sangat iri dengan kalian..
aku tak bisa merasakan apa yang kalian rasakan. bagaimana rasanya orang tua itu bawel, bagaimana rasanya dimarahin, dan lain lainnya. selalu sendiri dalam diri. terasa sepi dan hampa tiap hari. terlalu sibuk dengan urusan masing masing. yang satu kerja di luar kota, yang satu kerja pagi pulang malam, dan yang satu sibuk sekolah.. aku juga bingung jenis keluarga macam apa ini..
tak jumpa terasa sepi sunyi, sekali jumpa mama n papa sering bertengkar.. aku diharuskan fokus dengan pelajaran dan sekolah. ditengah renggangnya mereka, belum lagi masalah dengan orang orang sekolah..
mau cerita.. hahah cerita sama siapa. ada yang dengerin kah ? bukannya semua orang yang kusayang sudah hilang ya. oh iya aku lupa. kan aku lagi susah :)
tapi paling tidak... aku bisa sedikit bahagia.. saat pulang sekolah aku mengetuk dan membuka pintu mengucapkan "assalamuaaikum wr.wb" tak ada yang membalas. lanjut kedapur ya seperti biasa.. masak untuk dimakan sendiri. lanjut mengerjakan PR sendiri. ntah apa aku mengerti atau tidak yang penting kukerjakan. mengerjakan pekerjaan wajib, tidur, dan selanjutnya begitu..
paling tidak aku bisa sedikit bahagia tetap melaksanakan rutinitasku tanpa dihadapi pertengkaran orang tuaku :).
ini adalah hari terindahku. foto keluarga pertamaku (walaupun hanya selfie) hari lebaran tahun 2016 saat aku telah berumur 17 tahun.. haha akhinya bisa juga ya ma.. pa... aku menantikannya selama 17 tahun aku hidup :)
aku hanya ingin tahu bagaimana rasanya memiliki keluarga seutuhnya. sehari saja sudah cukup bagiku..
salam manis dari anakmu,,
yeni riska pratiwi







0 komentar:
Posting Komentar